New Project Estimations & Details

Patchouli Oil Blockchain Traceability

Track Every Drop of Patchouli Oil.

Ringkasan Proyek

Auditability

Catatan proses dapat diverifikasi pihak ketiga.

Operational Fit

Performa & biaya terkendali (model hybrid).

Buyer Trust

Portal buyer read-only untuk verifikasi batch.

Scalable

Siap multi-region & penambahan aktor.

Proyek ini dikembangkan dengan pendekatan hybrid Web3 yang menggabungkan teknologi blockchain untuk auditability dengan sistem off-chain untuk performa optimal. Blueprint dan arsitektur sistem dirancang oleh Gemadipada see profiles ↗ dengan fokus pada skalabilitas, keamanan, dan kemudahan penggunaan untuk semua stakeholder dalam ekosistem patchouli oil.

Demo Live Mockup

Ringkasan Estimasi Proyek

Pilih Komponen Proyek:

Development 1
Provided by Agentic AI, for UI/UX design; Webapp development; Integrasi web3 ledger.
Rp 85.300.000
Development service fee
Agentic supervised by human council, blueprint app structure design; UI/UX principles, server or infra architecture...
Rp 159.000.000
Demo
3 Days flash works, 10 Pages, demo live online, interactive not only just figma design with lack of brief.
Rp -5.000.000 DP
Include
Predevelopment document, in-project management, Post development and guarantee.
Development 2
Blockchain internal; Web app (next step)
Rp 128.000.000
Development service fee (Dev2)
Jika development 1 dan development 2 dibayarkan bersamaan maka biaya akan terhitung 1 proyek.
Rp 159.000.000
Rp 58.500.000
Maintenance Web3
RPC Gas
Rp 13.800.000 peryear 15K trx
Maintenance Infra
All package 3 server in 1
Rp 50.000.000 yearly
Optional
Backup server; Compliance ISO; Pentest independent
Rp 36.000.000 backup added
Enhanced feature
Fitur tambahan
Rp 17.000.000 per development
Enhanced security
Penguatan keamanan
Rp 34.000.000 per layer
Pajak
Non-PKP
Normal mode ⚡ Flash Mode
Prioritas kecepatan
Normal mode: 65 hari development

Ringkasan Total

Kode Diskon:
Estimasi Total:
Rp 0

Alur Kerja Proses

  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5

Kesepakatan

Kontrak, scope, timeline, dan budget disepakati.

Predevelopment

Analisis kebutuhan, arsitektur, dan blueprint.

Development: WebApp Utama

UI/UX, frontend, backend, dan database.

Development: Integrasi Web3

Hybrid mode - blockchain + off-chain system.

Development: Support Environment

Internal blockchain dan infrastruktur.

Role & Module

Petani
Catat Penanaman Konfirmasi Pengiriman Lihat Pembayaran
Distiller
Timbang & Distilasi Catat Yield Bayar Petani
Lab
Input Hasil Uji Catat Purification Jadwal Kirim
Buyer
Cari Batch Scan QR Verifikasi
Admin
Kelola Role/User Reference Price Quality Grading

Perbandingan Pendekatan

Freelance/Conventional Agency

💰 Biaya 40-50jt x 4 orang per project untuk design proper berikut dengan mockup yang clickable, programmer frontend, blockchain dev
Tidak ada arsitek
Tidak ada penanggung jawab
Aplikasi tidak ready public
Rentan keamanan
Design jelek
Waktu pengerjaan >120 hari

Hiring

💰 Biaya 10-20jt x 6 orang x 6 bulan untuk design proper berikut dengan mockup yang clickable, programmer frontend, blockchain dev, (+project manager)
Waktu hiring
Sulit mendapat talenta
Jika dapat belum tentu bagus
Jika gagal wasting time

Agentic AI Team

Cepat Sangat cepat!!!
Design standar industry
Arsitektur standar global tech architect dan scrum master
Ready to public
Jaminan protokol
Penanggung jawab jelas
LLM friendly, big data analytic, web3 friendly
Terminologi baru
Metode baru

Frequently Asked Questions

On-chain untuk auditability, off-chain untuk performa & biaya.
Internal: tertutup, throughput tinggi & privasi; Public: transparan & audit publik.
Scan QR / cari batch → tampil chainlog ringkas & bukti proses.
Komponen biaya: RPC Node Provider per miles untuk traceability; Gas Fee (biaya transaksi di chain): Ethereum mainnet mahal (USD 0.3–1 per trx), Polygon/BNB Chain/Solana jauh lebih murah (± USD 0.001–0.02/trx); Infra & Storage tambahan: Hosting backend (AWS/Vercel) ± USD 20–50/bulan, dokumen QC & sertifikat simpan di IPFS/Arweave (biaya one-time per file). Total perkiraan bulanan Web3 (kecil–menengah): USD 300–600/bulan (sudah all-in: RPC, gas, hosting).
Private ledger pakai Hyperledger, Substrate, atau internal node Postgres+hash. Komponen biaya: Server node (3–6 VM): VPS/Cloud kecil → ± USD 100–150/bulan/node (untuk awal cukup 3 node); Operasional: Tidak ada gas fee (transaksi gratis, hanya biaya listrik/server), biaya maintenance devops (opsional) ± USD 200–300/bulan kalau outsourcing. Simulasi 1000 trx + 100 pengecekan: Biaya tambahan = 0, hanya masuk ke beban server. Bisa scaling dengan menambah node, tapi tiap node berarti tambah server cost. Total perkiraan bulanan Internal Blockchain: USD 50–350/bulan tergantung apakah devops in-house atau menggunakan jasa maintain bulanan.
Tersedia opsi ISO & pentest independen.
Ya, modul & schema siap ekspansi wilayah & aktor.
Normal sekitar 58–65 hari; mode Flash 26–28 hari dengan prioritas eksekusi.
Ya, paket demo 3 hari untuk 10 halaman interaktif guna validasi awal.
Transfer bank/invoice bertahap per milestone; detail disepakati pada kontrak.
Ya, ekspor CSV/JSON untuk off-chain; jejak on-chain tetap dapat diverifikasi.
Setiap aktivitas (tanam, panen, distilasi, QC, shipment) dibuat jadi transaksi digital
Transaksi disiarkan ke node-node blockchain → divalidasi
Setelah divalidasi, transaksi masuk ke blok baru yang disimpan di ledger bersama
Blok diberi hash unik → tidak bisa diubah tanpa terdeteksi
Alur lengkap: Input data → Validasi → Simpan ke ledger terdistribusi → Immutable record

Operator Node:

  • Koperasi
  • Distiller
  • Lab QC
  • Buyer utama

Infrastruktur:

  • Server (cloud/VM/bare metal)
  • Software blockchain (Hyperledger, Quorum)
  • Tidak perlu install manual di HP
User Experience: Petani/buyer biasa pakai aplikasi web/mobile → submit data lewat API → API meneruskan transaksi ke node blockchain

Petani:

  • Cukup klik form di dashboard/web app
  • Tidak perlu tahu teknis blockchain

Distiller:

  • Scan QR → input data
  • Aplikasi yang kirim ke ledger

Buyer:

  • Scan QR → buka halaman traceability
  • Lihat chainlog lengkap

Kesimpulan:

Blockchain "invisible" bagi user → UX sama seperti aplikasi biasa, bedanya ada jaminan transparansi
Database biasa (Postgres): data bisa diubah oleh admin → tidak ada audit trail kuat. Blockchain: data dicatat di beberapa node → immutable, sulit dimanipulasi. Setiap transaksi punya hash + tanda tangan digital → jejak permanen. Jadi bedanya bukan hanya penyimpanan, tapi mekanisme validasi + distribusi ledger yang bikin lebih terpercaya bagi buyer global.
Ya, bisa. Saat ini: owned/consortium blockchain (node terbatas, stakeholder internal). Jika ingin publik: Buka node untuk pihak luar (misalnya NGO, auditor internasional). Gunakan jaringan publik (Ethereum/Polygon) untuk sebagian transaksi penting (misalnya hash CoA, hash batch). Jadi buyer global bisa verifikasi langsung di blockchain publik (tanpa akses aplikasi internal).
Tidak semua. Yang dipakai: ledger terdistribusi, hash immutability, konsensus antar node. Yang tidak sepenuhnya dipakai: Permissionless (siapapun bisa jadi node → di sini node terbatas). Token/cryptocurrency (di sini tidak ada). Jadi ini = permissioned blockchain (enterprise style), bukan blockchain publik penuh.

Metode 1 – Hybrid (API + Postgres)

  • Data dari petani/distiller/lab disimpan di Postgres DB
  • Untuk buyer → chainlog dibuat dengan API (dibangun dari data DB)
  • Cocok untuk MVP / biaya rendah

Metode 2 – Owned Blockchain

  • Event supply chain (tanam, panen, QC, shipment) → langsung dicatat ke ledger konsorsium
  • Database Postgres masih ada, tapi hanya untuk caching, reporting, UI cepat
  • Cocok untuk auditability premium (untuk buyer global/EU)
Metode 1 (atas): App → API → Postgres (data harian penuh) dan Web3 Signer/Hasher → Public Chain (Ethereum/Polygon). Buyer Portal baca detail dari Postgres, dan memverifikasi hash ke Public Chain.
Metode 2 (bawah): dari API juga nge-push event ke Owned Blockchain (consortium nodes) untuk audit trail internal. Buyer Portal bisa juga memverifikasi ke owned chain (garis putus-putus).
Kesimpulan sederhana: Blockchain ini bukan berarti petani harus main crypto, tapi sekadar cara menyimpan data supply chain yang tidak bisa diubah-ubah lagi. Itulah nilai tambah untuk transparansi ke pembeli internasional.
📱 Hubungi Kami (WhatsApp)

White Paper

Whitepaper

Patchouli Oil Traceability Project

Executive Summary

The Patchouli Oil Traceability Project aims to establish a transparent and auditable supply chain system for patchouli oil, spanning from farmers to global buyers. By combining agentic AI automation, human governance, and modular development, the system ensures data integrity, buyer trust, and compliance with international standards on traceability.

Key stakeholders:
  • Farmers & Distillers → digitalized transaction and process logging.
  • Labs & Warehouses → quality control and shipping transparency.
  • Buyers (global fragrance & essential oil market) → chainlog-based verification.
  • Human Council → ensures AI-driven automation remains ethical, accurate, and compliant.

Patchouli Oil Traceability - DNA Helix Lineage

DNA Helix: Genetic Lineage of Patchouli Oil Each batch carries "genetic information" from its origin Farmer Hash: ABC123 Distiller Hash: DEF456 Lab QC Hash: GHI789 Tong Hash: JKL012 Buyer Hash: MNO345 Genetic Lineage: Original Hash Preserved Through DNA Replication 5' 3' 3' 5' DNA Analogy: Like genetic information, each batch carries immutable "genetic code" from its origin Buyer can trace the "genetic lineage" back to the original Farmer hash, just like tracing ancestry

1. Phased Development

1

Phase 1 – Core Admin System

4–6 minggu

  • Setup stack: React, Tailwind, Node.js/Express, PostgreSQL
  • Authentication & role-based access
  • Admin dashboard: user/role management, reference price, quality grading

Deliverable: Admin backbone system.

2

Phase 2 – Farmer & Distiller Modules

6–8 minggu

  • Farmer: catat tanam, pengiriman, pembayaran
  • Distiller: catat distilasi, penimbangan, pembayaran
  • Database diperluas untuk aktivitas supply chain

Deliverable: Dashboard farmer & distiller.

3

Phase 3 – Lab & Warehouse

5–7 minggu

  • Modul lab: stock opname, testing, purification, shipment
  • Integrasi database untuk QC & logistik

Deliverable: Lab dashboard + API.

4

Phase 4 – Chainlog & Transparency

6–8 minggu

  • Visualisasi supply chain → buyer portal (read-only)
  • Opsi integrasi blockchain

Deliverable: Chainlog + transparency portal.

5

Phase 5 – Testing & Deployment

4–6 minggu

  • Unit & E2E testing
  • Deployment ke AWS/Vercel
  • Training pengguna awal

Deliverable: Sistem produksi siap pakai.

Total timeline: ± 25–35 minggu (6–8 bulan).


2. Service Components

  1. System Architecture – perancangan alur data, DB schema, API
  2. UI/UX Design – dashboard role-based, chainlog buyer portal
  3. Backend Development – API untuk transaksi supply chain
  4. Frontend Development – React/Tailwind untuk dashboard & portal
  5. AI Agent Training & Deployment:
    • AI-1: Data ingestion (petani, distiller, lab)
    • AI-2: Data validation & anomaly detection
    • AI-3: Buyer-facing insights & reporting
  6. Blockchain – immutability & audit trail
  7. Testing & QA – fungsional, performa, keamanan
  8. Training & Onboarding – untuk petani, distiller, lab, admin

3. Cost Components

AI Credit & Infrastructure

  • LLM API usage (contoh OpenAI, Anthropic, Cohere):
    • $0.002–0.02 per 1K tokens input/output
    • Estimasi: ± $500–$1,500/bulan untuk volume enterprise ringan
  • Vector DB (Pinecone/Weaviate): $0.10–$0.20/GB storage
  • Cloud hosting (AWS/GCP/Azure): $500–$2,000/bulan (mid-scale system)
  • Blockchain node opsional: $100–$500/bulan

Development Per Item Breakdown

Item Pekerjaan Jam Kerja Tarif Indonesia Tarif Global Project ini Keterangan
Project Blueprint & Documentation 100 jam $20/jam → $2,000 $50/jam → $5,000 $1,500 Business process mapping, flow dokumentasi, SRS
System Architecture Design 120 jam $25/jam → $3,000 $60/jam → $7,200 $2,000 High-level design, DB schema, security design
UI/UX Design 160 jam $20/jam → $3,200 $45/jam → $7,200 $2,500 Wireframe, prototyping, design system
Frontend Dev (React, Tailwind) 300 jam $25/jam → $7,500 $60/jam → $18,000 $5,500 Dashboard, buyer portal, responsive mobile UI
Backend Dev (Node.js, API) 300 jam $25/jam → $7,500 $65/jam → $19,500 $5,500 API design, authentication, data workflows
Database Dev (Postgres, optimization) 120 jam $25/jam → $3,000 $55/jam → $6,600 $2,000 Schema, queries, transaction logs
AI Agent Training & Integration 200 jam $30/jam → $6,000 $70/jam → $14,000 $3,500 Integrasi 3 agentic AI (data ingestion, validation, reporting)
Blockchain/Chainlog Integration (opsional) 80 jam $30/jam → $2,400 $75/jam → $6,000 $1,500 Immutable records for transparency
DevOps & Infrastructure Setup 150 jam $25/jam → $3,750 $60/jam → $9,000 $2,500 CI/CD, cloud hosting (AWS/GCP), monitoring
Testing & QA 200 jam $20/jam → $4,000 $50/jam → $10,000 $2,500 Unit, integration, E2E testing
Security & Compliance Audit 100 jam $30/jam → $3,000 $70/jam → $7,000 $1,500 Data security, GDPR/export compliance
Training & Onboarding 100 jam $15/jam → $1,500 $40/jam → $4,000 $1,000 User manual, video, workshop petani, distiller, lab
Maintenance & Support (6 bulan) Paket $5,000 $10,000 $3,000 Bug fixing, minor updates

4. Governance & Oversight

  • 3 AI Agents: mengotomatiskan ingestion, validasi, dan reporting
  • Human Council: memantau fairness, akurasi data, serta compliance
  • Chief Architect, merancang arsitektur teknis, mengarahkan strategi implementasi, dan memastikan keselarasan visi dengan pasar global

5. Expected Outcomes

  • Bagi Petani: akses harga lebih adil & transparansi pembayaran
  • Bagi Distiller/Lab: efisiensi pencatatan & QC
  • Bagi Buyer Internasional: bukti audit (origin, metode, kualitas)
  • Bagi Regulator: dokumentasi supply chain untuk sertifikasi

Owned Blockchain

1. Gambaran Arsitektur

Consortium Blockchain Architecture
Consortium Blockchain Network Blockchain Consortium Koperasi Petani Node 1 Distiller Company Node 2 Lab QC Laboratory Node 3 Buyer Company Node 4 PoA Consensus Legend: Authorized Node Blockchain Network Network Connection
  • Consortium Blockchain artinya blockchain tertutup yang dioperasikan oleh beberapa anggota konsorsium (misalnya: koperasi petani, distiller, laboratorium QC, asosiasi eksportir, buyer besar)
  • Node dijalankan hanya oleh anggota terpilih, bukan publik
  • Konsensus yang umum: Proof-of-Authority (PoA) atau Practical Byzantine Fault Tolerance (PBFT) → cepat, biaya rendah, dan cocok untuk supply chain
  • Teknologi yang umum digunakan:
    • Hyperledger Fabric (Linux Foundation)
    • Quorum (Ethereum-based, enterprise-ready)
    • Corda (R3, fokus finansial & supply chain)

2. Komponen Teknis

Node Infrastructure
  • • Server untuk menjalankan blockchain node (on-premise atau cloud)
  • • Minimum 4–6 node untuk fault tolerance
Smart Contract / Chaincode

Untuk mencatat transaksi supply chain: tanam, distilasi, QC, shipping.

Identity & Access Management

Agar tiap petani/distiller punya ID terverifikasi (onboarding ke blockchain).

Integration Layer

API middleware untuk sinkronisasi antara aplikasi traceability & blockchain.

Governance Layer

Manusia memutuskan policy konsorsium siapa bisa jadi node operator, data retention, audit rule.

3. Estimasi Biaya Internal Consortium Blockchain

Komponen Estimasi Indonesia Estimasi Global Catatan
Node Setup (6 node) $12,000 (6 × $2,000) $30,000 (6 × $5,000) Cloud VM atau bare metal
Node Maintenance (per tahun) $9,000 (6 × $1,500) $24,000 (6 × $4,000) DevOps + monitoring
Smart Contract Dev (Chaincode) $8,000 $20,000 2–3 kontrak utama: planting, distillation, QC
Identity & Access Management $5,000 $12,000 Onboarding, KYC petani, role permission
Integration Layer (API middleware) $7,000 $15,000 Connect blockchain dengan app traceability
Governance & Security Setup $5,000 $12,000 Legal, policy, key management
Training & Documentation $3,000 $7,000 Training anggota konsorsium
Annual Infra (Hosting/Cloud) $12,000 $24,000 $1,000–2,000/bulan tergantung load

4. Total Biaya (Year 1)

  • Indonesia Execution: ≈ $61,000
  • Global Execution: ≈ $134,000

Karena kita optimalkan dengan kombinasi Agentic AI DevOps + tim lokal, maka:

Rencana dev: ≈ $40,000 – 45,000 (Year 1) termasuk setup & tahun pertama operasional, termasuk Services Fee ≈ 10% - 20%

Tahun berikutnya (maintenance only): ≈ $20,000 – 25,000, termasuk services Fee ≈ 10% - 20%

Sources

Tarif developer Indonesia: $8–40/jam, rata‑rata $18/jam

Tarif konsultan Indonesia: $25–99/jam Qubit Labs ↗

  • Perbandingan tarif global (Asia, Europe Timur, dst): $20–45/jam nCube ↗
  • Tarif global rata‑rata: $18–150/jam Your Team In India ↗
  • UI Designer salary di Indonesia (gaji per tahun) dikonversi kasar ke tarif jam rendah/mid merefleksikan kisaran di tabel glassdoor.com ↗

6. Kesimpulan

  • Blockchain internal konsorsium jauh lebih mahal dibanding hanya app + integrasi API, tapi memberi nilai tambah besar untuk auditabilitas & trust buyer internasional, keamanan, privasi untuk eskalasi di masa depan
  • Rencana (≈ 30–40% lebih murah) dibanding vendor rata-rata Indonesia, dan lebih dari 60% lebih murah dibanding vendor global enterprise.

Platform Traceability berbasis blockchain ini dirancang untuk memberikan jaminan kepada para pembeli Elite Gayo Patchouli mengenai keaslian dan kemurnian minyak nilam asli dari Tanah Aceh. Melalui sistem ini, setiap pembeli dapat mengetahui dari mana asal, siapa yang membudidayakan, serta bagaimana proses minyak nilam tersebut diproduksi hingga sampai ke tangan konsumen.

Elite Gayo Patchouli merupakan minyak nilam premium yang dibudidayakan di Aceh dengan penerapan Good Agriculture Business Practices yang ramah lingkungan dan berkelanjutan, serta berorientasi pada sertifikasi organik di masa depan. Selain itu, Elite Gayo Patchouli berkomitmen pada prinsip Fair Trade, dengan memastikan kesejahteraan mitra usaha serta mendorong pemberdayaan perempuan dalam rantai pasokannya.

Pajak non-PKP ditanggung masing-masing pihak.